Ketahui Penyebab dan Dampak Buruk Begadang

Dampak buruk begadang apa saja kah yang dapat kita alami karna terlalu sering begadang?

Siapa saja nih yang pernah begadang? Tentunya pernah dong ya! Rasa kantuk seringkali datang di sela-sela aktivitas. Namun saat waktu untuk tidur tiba tiba, rasa kantuk mendadak hilang dan membuat sulit tidur.

Padahal, akibat dari terjaga sepanjang malam dapat banyak mempengaruhi kesehatan tubuh. wah, kita harus hati-hati nih! Yuk simak beberapa penjelasan mengenai penyebab, Akibat, dan Cara Mengurangi Dampak Buruk begadang bagi Tubuh Kita.

Penyebab utama kebiasaan begadang

Smartphone

Pasalnya, sinar UV dari smartphone dapat menghambat melatonin, yaitu hormon yang membuat tubuh mengetahui kapan waktu tidur tiba. Hormon melatonin biasanya terbentuk pada saat cahaya redup dan memberi sinyal pada tubuh untuk segera tidur.

2. Banyak Pikiran atau Masalah

Untuk penyebab ini mungkin lebih fokus pada mereka yang sudah berusia remaja, dewasa, hingga orang tua. Tidak sedikit dari kita yang mempunyai masalah bukan segera diselesaikan malah menjadikannya sebagai bahan overthinking. Hal ini sudah biasa walaupun kita tahu segala masalah pasti ada solusi, tapi orang suka mengurangi porsi tidur (begadang) untuk memikirkan masalah yang kita hadapi.

Dampak begadang yang akan kita alami

Mudah Lupa dan Kesulitan Berkonsentrasi

Saat kita begadang, proses regenerasi sel terhambat dan otak akan mengalami kendala saat memindahkan memori. Hal ini dapat menyebabkan kita gampang lupa dan sulit dalam berkonsentrasi.

menurunkan sistem imun

kekebalan tubuh manusia dapat dipengaruhi oleh gaya tidur malam. Seseorang yang terbiasa kekurangan tidur atau suka begadang, otomatis sistem imunnya akan terganggu.

Dapat meningkatkan Berat

,Kurangnya tidur dapat menurunkan hormon yang bisa menurunkan rasa lapar, dan dapat meningkatkan hormon yang bisa meningkatkan rasa lapar.

Tidak jarang bukan saat kita masih terbangun tengah malam, kita sering merasa lapar yang berlebih.

4. Dapat meningkatkan risiko penyakit berbahaya

Biasanya penyakit yang akan dialami ini tidak menunjukkan gejala di awal namun dapat menyebabkan kematian. Penyakit-penyakit ini biasanya disebut dengan istilah silent killer.

Penyakit-penyakit ini tidak langsung terasa, namun dalam jangka waktu 10 sampai 20 tahun mungkin baru akan terasa. contoh- contoh penyakitnya adalah seperti diabetes, stroke, gagal jantung, darah tinggi, dan serangan jantung.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.