Apa Itu Paid Promote? Berikut Cara Kerja, Jenis, dan Manfaatnya

Kalian mungkin sudah tidak asing dengan istilah paid promote dalam kehidupan sehari-hari, terutama jika kalian menggunakan berbagai macam sosial media.

Paid promote merupakan sebuah cara untuk mempromosikan baik itu produk, layanan, ataupun jasa. Namun promosi ini dilakukan oleh pihak ketiga yang biasanya mempunyai jumlah followers yang banyak.

Dengan begitu kita akan melakukan payment kepada pihak ketiga itu, sehingga dialah yang mempromosikan dengan tujuan menarik konsumen dari followers tersebut.

Jika kalian ingin menggunakan teknik marketing menggunakan Paid promote serta masih bingung dengan cara kerjanya, kali ini kita akan menjelaskan apa itu paid promote serta cara kerja, jenis, dan manfaatnya.

Baca Juga | Bisnis Aksesoris Motor Menguntungkan! Peluang Bisnis Otomotif

perbedaan paid promote dengan endorse

  • Paid promote

Merupakan teknik promosi dengan skala yang lebih kecil daripada endorse. Untuk paid promote kalian tidak harus kerjasama dengan orang yang terkenal dan bisa meminta siapapun untuk melakukan paid promote asal kalian bisa melihat potensi serta engagement yang tinggi untuk bisa menarik konsumen.

promosi bisa dalam bentuk foto maupun video tentang keterangan produk dan biasanya foto atau video yang akan dipajang itu kita yang membuatnya. Jadi si pihak ketiga tinggal memposting sesuai arahan yang kamu berikan.

  • Endorse

sedangkan endorse biasanya kita harus memberikan produk itu kepada influencer tersebut, lalu mereka akan mereview produk kita secara detail.

kita tidak perlu membuat konten apapun dan hanya memberitahu keterangan produk pada influencer. Nantinya konten serta cara untuk mempromosikan barang tersebut akan diatur oleh pihak ketiga itu sendiri.

keunggulan endorse sebagai teknik untuk mempromosikan produk tidak hanya mendeskripsikannya secara detail. Namun mereka juga sering memberi tahu pengalaman saat mereka menggunakan produk, dan itu bisa menarik konsumen untuk membeli produk kita.

Cara kerja paid promote

untuk cara kerja paid promote itu sendiri sangat mudah dan tidak seribet endorse. Pertama-tama kalian siapkan dulu produk, layanan, atau jasa yang ingin kalian promosikan.

setelah itu kalian bisa membuat konten baik foto ataupun video, yang berisi keterangan-keterangan produk yang ingin kalian beritahu kepada calon konsumen tentang apa yang ingin kalian promosikan.

kemudian kalian ketahui target pihak ketiga yang akan kalian ajak bekerja sama, serta ketahui seberapa besar pengaruh dia terhadap produk kita. Jika target sudah ada tentu saja kalian harus melakukan transaksi atau payment kepada pihak ketiga.

setelah itu influencer tadi sudah berkewajiban untuk memposting konten yang kita buat dengan caption sesuai arahan kita juga. Cara kerja paid promote pun sudah selesai dan kita tinggal menunggu konsumen yang akan meningkat.

Jenis-jenis paid promote

Instagram merupakan sosial media yang berpengaruh serta banyak dijadikan media oleh influencer untuk melakukan paid promote. Maka dari itu jenis-jenis paid promote akan berlaku sebagai berikut.

  • Foto. Terfokus untuk menonjolkan inti kelebihan produk atau memperlihatkan influencer yang sedang menggunakan produk.
  • Video. Presentasikan sebuah produk dalam bentuk video dengan ketentuan yang disepakati
  • Reels. Mengumpulkan beberapa video atau foto yang telah diedit menjadi lebih menarik serta disimpan di di Reels atau highlight.
  • Story. Mengunggah foto atau video dengan banyak ya1. ng telah disepakati dalam fitur story atau snap yang tentu saja akan terhapus dalam 24 jam.
  • Feeds. Memposting foto atau video produk di feeds atau beranda dengan ketentuan yang telah disepakati.

Manfaat paid promote

  1. meningkatkan brand awareness

promote merupakan salah satu cara efektif untuk meningkatkan brand awareness. Karena dengan kita menggunakan pihak ketiga, calon konsumen yang sebelumnya tidak mengetahui produk kita akan menjadi tahu sehingga menjadikan produk kita mudah dijangkau.

2. Memaksimalkan jangkauan

tujuan kalian membayar pihak ketiga yaitu untuk mengiklan sehingga mempunyai target konsumen yang tepat. Konten akan dilihat oleh banyak orang akan memiliki peluang yang tinggi untuk mereka membeli produk.

3. Meningkatkan kepercayaan

tidak jarang konsumen cenderung mengabaikan iklan di media umum, namun mereka cukup tertarik dan percaya bila iklan itu digunakan oleh orang yang mereka sukai.

terlebih jika terdapat testimoni yang positif serta ajakan dari orang yang mahir di bidangnya.

4. Word of mouth

word of mouth merupakan teknik pemasaran yang sering kita sebut dari mulut ke mulut. Biasanya setelah brand melakukan promote maka followers dari influencer kan saling merekomendasikan produk.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.